Prinsip Hidup
Prinsip Hidup adalah suatu konsep atau pandangan dari kehidupan kebanyakan manusia.Suatu pandangan hidup merupakan hal mutlak yang dimiliki setiap manusia. Dengan memiliki prinsip hidup seorang dapat mengarahkan kehidupannya kedepan nanti. Dan dengan prinsip hidup pula, manusia bisa menemukan jati diri yang sesungguhnya.Setiap manusia yang memiliki prinsip hidup, artinya ia memiliki arah atau tujuan hidup.
Berprinsip tentu akan melahirkan resiko. Oleh karena itu, seberat apapun
godaan ataupun ujian yang harus dihadapi kita harus konsisten.
Ke-konsistenan diri kita di dalam mengikuti prinsip hidup yang benar
akan melahirkan sebuah karakter. Yaitu karakter yang konsisten di dalam
mengambil keputusan dan langkah hidup ini.
Saya memiliki 3 Prinsip Hidup. Yang pertama adalah Melayani dan bukan Dilayani. Prinsip hidup ini saya dapatkan ketika saya duduk di bangku SMP, ketika perayaan Paskah yang bertemakan Melayani. Di zaman yang semakin modern, individualisme manusia semakin tinggi. Banyak orang tidak peduli akan kehadiran sesamanya. Semua menjadi egois dan hanya mementingkan diri sendiri. Rakyat miskin dan kecil makin terabaikan, dan mereka hanya mendapat omong kosong dan janji palsu para pemimpin.
Waktu Bunda Theresa melayani rakyat kecil di Calcutta, ia memperjuangkan hak-hak orang miskin dan tak berdaya. Ia merawat puluhan orang yang menderita sakit lepra, HIV/AIDS, dan TBC. Semua penyakit yang tertular dan sangat berbahaya. Namun karena kegigihannya serta melayani dengan hati yang tulus, ia berhasil mendirikan Home for Dying (rumah sakit gratis untuk rakyat miskin).Baru-baru ini Paus Fransiskus mengumumkan bahwa Bunda Theresa akan dikanonisasikan sebagai Santa pada 4 September mendatang.
Yang kedua adalah percaya bahwa segala masalah adalah berkat yang diberikan Tuhan. Seringkali kita menyalahkan Tuhan jika suatu rencana kita tidak berjalan lancar. Ketika seorang jatuh dan terpuruk, seorang malah memutuskan untuk meninggalkan Tuhan. Tidak jarang kita mendengarkan kalimat "God is unfair" padahal maksud Tuhan mengizinkan kita gagal adalah untuk mendewasakan iman kita.
Masalah yang dihadapi masing-masing manusia, adalah pencobaan-pencobaan yang biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Artinya ketika manusia sedang diuji atau sedang dilanda masalah, ada baiknya tetap berdoa dan bekerja keras. Kerja keras dengan disertai doa adalah suatu mimpi yang akan menjadi kenyataan.
Karena adanya masalah, seorang menjadi pribadi yang lebih kuat. Masalah juga memberikan pelajaran hidup yang tidak diajarkan dimanapun. Jadi, saya termotivasi ketika memiliki masalah, saya harus tetap memandang masa depan, dan terus berusaha untuk memperbaiki kesalahan yang lalu agar dimasa yang akan datang, saya tidak jatuh kedalam hal bodoh yang sama.
Yang terakhir adalah jangan pernah berhenti berharap dan bermimpi. Jika seorang tidak mampu bermimpi, artinya seorang itu telah membatasi kemampuan diri. Jikalau seorang tidak berharap, artinya ia berpikir bahwa semuanya sia-sia.
Nothing is impossible adalah kalimat yang selalu saya ucapkan ketika saya sedang terpuruk. Masa depan itu bukan takdir melainkan kita yang menciptakannya. Mengapa harus pasrah ketika kita bisa berharap? Berharap artinya berpikir positif. Ketika seorang berpikir positif, ia yakin bahwa Everything will be alright.
Bermimpilah sebab mimpi mengawali langkah sukses. Tak perlu khawatir jika harus gagal,yang terpenting adalah untuk terus memperjuangkan mimpi. Banyak orang ingin menjatuhkan saya, namun jangan pernah lengah. Tak perlu membalas cacian seseorang dengan dendam, namun saya lebih memilih membalasnya dengan hasil mimpi saya, yaitu sukses dan berprestasi.
Saya tidak mau menjadi orang yang hopeless karena suatu masalah. Karena menurut saya, ketika saya hopeless, keadaan tidak akan membaik melainkan sebaliknya. Jauh lebih baik bermimpi dan berdoa agar hidup saya menjadi pribadi yang lebih baik.
Itulah 3 prinsip kehidupan yang menjadi pedoman saya untuk selalu maju. Saya berterimakasih kepada Tuhan yang selalu mengajarkanku untuk selalu bersabar. Aku berterimakasih juga untuk kedua orangtua ku yang selalu ada untukku, merawat dan membesarkan ku. Aku juga berterimakasih kepada semua motivator yang membuatku semakin percaya diri. Begitu pula dengan sahabat yang selalu ada ketika aku sedih.
Masalah yang dihadapi masing-masing manusia, adalah pencobaan-pencobaan yang biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia. Artinya ketika manusia sedang diuji atau sedang dilanda masalah, ada baiknya tetap berdoa dan bekerja keras. Kerja keras dengan disertai doa adalah suatu mimpi yang akan menjadi kenyataan.
Karena adanya masalah, seorang menjadi pribadi yang lebih kuat. Masalah juga memberikan pelajaran hidup yang tidak diajarkan dimanapun. Jadi, saya termotivasi ketika memiliki masalah, saya harus tetap memandang masa depan, dan terus berusaha untuk memperbaiki kesalahan yang lalu agar dimasa yang akan datang, saya tidak jatuh kedalam hal bodoh yang sama.
Yang terakhir adalah jangan pernah berhenti berharap dan bermimpi. Jika seorang tidak mampu bermimpi, artinya seorang itu telah membatasi kemampuan diri. Jikalau seorang tidak berharap, artinya ia berpikir bahwa semuanya sia-sia.
Nothing is impossible adalah kalimat yang selalu saya ucapkan ketika saya sedang terpuruk. Masa depan itu bukan takdir melainkan kita yang menciptakannya. Mengapa harus pasrah ketika kita bisa berharap? Berharap artinya berpikir positif. Ketika seorang berpikir positif, ia yakin bahwa Everything will be alright.
Bermimpilah sebab mimpi mengawali langkah sukses. Tak perlu khawatir jika harus gagal,yang terpenting adalah untuk terus memperjuangkan mimpi. Banyak orang ingin menjatuhkan saya, namun jangan pernah lengah. Tak perlu membalas cacian seseorang dengan dendam, namun saya lebih memilih membalasnya dengan hasil mimpi saya, yaitu sukses dan berprestasi.
Saya tidak mau menjadi orang yang hopeless karena suatu masalah. Karena menurut saya, ketika saya hopeless, keadaan tidak akan membaik melainkan sebaliknya. Jauh lebih baik bermimpi dan berdoa agar hidup saya menjadi pribadi yang lebih baik.
Itulah 3 prinsip kehidupan yang menjadi pedoman saya untuk selalu maju. Saya berterimakasih kepada Tuhan yang selalu mengajarkanku untuk selalu bersabar. Aku berterimakasih juga untuk kedua orangtua ku yang selalu ada untukku, merawat dan membesarkan ku. Aku juga berterimakasih kepada semua motivator yang membuatku semakin percaya diri. Begitu pula dengan sahabat yang selalu ada ketika aku sedih.